Showing posts with label Serie-A. Show all posts
Showing posts with label Serie-A. Show all posts

Thursday, June 25, 2009

Kiper Serie-A

Ada sebuah fenomena unik yang terjadi pada klub-klub papan atas Serie-A Italia beberapa musim terakhir yaitu kecenderungan tim-tim tersebut untuk memakai kiper asing. Italia yang selama ini terkenal sebagai gudangnya kiper-kiper lokal yang berkualitas serta keengganan klub Serie-A untuk memakai kiper asing menyebabkan sangat sulit bagi seorang kiper asing untuk menjadi portiere utama diklub-klub Italia. Pada era 90-an maupun awal 2000-an tentu kita akan sangat jarang melihat kiper asing beraksi di Serie-A. Namun hal ini tidak berlaku lagi akhir-akhir ini, seiring dengan globalisasi persepakbolaan dunia membuat semua pemain dapat saling berkompetisi untuk menjadi yang terbaik.
Kita sekarang tentu tidak lagi aneh melihat klub Serie-A memakai kiper asing menjadi kiper utama di starting elevennya seperti Dida, Brasil (AC Milan), Julio Cesar, Brasil (Inter Milan), Alexander Doni, Brasil (AS Roma), Sebastian Frey, Prancis (Fiorentina), Nestor Muslera, Argentina (Lazio) dan Robinho, Brasil (Genoa).
Ironisnya kiper terbaik Italia saat ini seperti Marco Amelia, Morgan de Sanctis, dan Matteo Sereni justru malah bermain di klub medioker Serie-A bahkan kiper sekelas Christian Abbiati harus rela dipinjamkan ke berbagai klub akibat kalah bersaing dengan Dida di AC Milan. Selain itu cadangan Gianluigi Buffon di Juventus yaitu Alex Manninger juga seorang kiper asing asal Austria. Tentu saja fenomena ini menjadikan persaingan antar penjaga gawang di Serie-A menjadi lebih menarik serta kompetitif untuk dinikmati.

Friday, June 12, 2009

Pengorbanan Kaka

Ada satu hal menarik yang harus kita cermati dibalik kepindahan Kaka ke Real Madrid. Kepindahan Kaka pada dasarnya disebabkan karena krisis keuangan yang tengah melanda Milan saat ini. Harga jual Kaka yang mencapai 913 miliar rupiah akan digunakan manajemen Milan untuk melunasi utang klub tersebut.
Seandainya Kaka adalah pemain yang “mata duitan” ia tentunya sudah menerima pinangan dari Manchester City pertengahan musim lalu yang menawar dengan harga diatas 1 triliun rupiah. Namun Kaka tak bergeming, selain itu Milan sendiri tengah memburu zona liga Champions di Serie A setelah gagal masuk ajang tersebut pada musim sebelumnya. Amatlah tidak elok jika Kaka meninggalkan Milan dipertengahan musim saat rekan-rekan setimnya tengah berjuang demi klub mereka.
Saat musim 2008/2009 berakhir Kaka akhirnya memutuskan untuk pindah ke Real Madrid. Petinggi Milan dan juga Kaka sendiri nampaknya sepakat bahwa hanya dengan uang transfer hasil kepindahannya ke Madrid-lah sebagian utang Milan dapat terbayar. Legenda hidup Milan Paolo Maldini sampai mengatakan bahwa Kaka telah berkorban banyak bagi Milan. Hal ini amat wajar mengingat Milan-lah yang membawa Kaka dari Sao Paolo, Brazil pada tahun 2003 saat ia masih bukan siapa-siapa. Milan pula yang menjadikan Kaka mahabintang seperti saat ini.
Kini saat Milan sekali lagi membutuhkan jasa dari anak emasnya itu, Kaka rela pindah ke Madrid demi meringankan beban Milan. Jadi kepindahan Kaka harus juga dilihat sebagai faktor kecintaan yang amat dalam dari Kaka bagi Milan untuk menyelamatkan klubnya itu dari kebangkrutan.